Hotel Review – Majapahit Hotel Surabaya

Hotel Review – Majapahit Hotel Surabaya

Hotel Majapahit yang terletak di Jalan Tunjungan St No.65 Surabaya ini merupakan the most historical hotel yang ada di Surabaya. Hotel ini dulunya bernama Oranje Hotel yang dibangun pada tahun 1910 dan sempet ganti nama jadi Hotel Yamato pada masa penjajahan Jepang. Selain sejarahnya yang panjang, bangunan hotel, dekorasi, dan aksen yang diberikan tetap mempertahankan kesan vintage.

Berada di tengah kota, tepat di seberang hotel ini berdiri bangunan megah Tunjungan Plaza, salah satu Mall terbesar di Surabaya dengan kelap kelip lampunya serta bangunan hotel2 mewah seperti Four Points, Sheraton, JW Marriott, Hotel Tunjungan, dll. Di tengah hiruk pikuk pusat kota, Hotel Majaphit memberikan kesan tersendiri bagi penikmat memorabilia kota Surabaya. Banyak cerita mengenai hotel ini, mulai dari yang terkesan dan ingin kembali sampai yang mengalami kejadian horor.

Staycation kali ini aku pengen mencoba sensasi menginap di hotel Majapahit. Aku cek ke Traveloka (salah satu layanan pemesanan tiket dan hotel online favorit saya karena ada fitur Paylater, hihihi). Aku sempet shock sih lihat harganya, termasuk mahal setara dengan JW Marriott gitu. Tipe kamarnya:

  • Classic IDR 1,192,000 (tanpa sarapan), IDR 1,294,850 (1 orang dengan sarapan), IDR 1,397,701 (2 orang dengan sarapan)
  • Suite Herritage IDR 1,442,000 (tanpa sarapan), IDR 1,544,850 (1 orang dengan sarapan), IDR 1,647,700 (2 orang denga sarapan)
  • Suite Majapahit Legendary IDR 2,392,000 (tanpa sarapan), IDR 2,494,849 (1 orang dnegn sarapan), IDR 2,597,700 (2 orang dengan sarapan)

*harga berdasarkan traveloka dan dapat berubaha tergantung tanggal/High Season/Low Season

Aku memilih room Suite Herritage King Bed untuk 2 orang dengan sarapan. Waktu check in kami diminta membayar deposit sebesar IDR 500K bisa menggunakan cash atau credit card. Untuk pembayaran deposit secara tunai, uangnya akan dikembalikan langsung pada saat check out, sedangkan untuk pembayaran menggunakan kartu kredit, akan dikembalikan ke saldo kartu kredit dalam waktu kurang lebih 7 hari tergantung bank-nya.

Kebetulan aku mendapat kamar tepat di seberang President Suite (kamar khusus untuk tamu2 kehormatan seperti kepala negara atau orang2 penting lainnya). Letak kamarnya cukup jauh dari resepsionis, jadi agak ngos2an sih waktu jalan menuju kamarnya dengan bawa tas ransel dan gendong bayi, hehe. Tapi begitu masuk ruangannya, it’s totally worth it!

President Suite

Begitu masuk ruangan, sempet ada kejadian unik sih. Aku kan suka foto2in dulu kamarnya untuk kebutuhan review di blog mumpung masih rapi. Nah, waktu foto tiba2 ada cahaya semacam flash kamera gitu padahal flash dalam keadaan off (hmmm baeklah). Sedikit gambaran, ruangannya luas banget. Begitu buka pintu, akan ada ruang tamu dengan sofa yang sangat nyaman dan TV. Di atasnya ada ceiling fan jadul yang ada lampunya gitu.

Ruang tamu

Kemudian, di balik sekat akan ada tempat tidur, lemari, dan kaca.

Suite Herritage

Semuanya serba oldies. Mulai dari tempat tidur, lampu, kipas angin, lemari, kaca, bahkan bathub kamar mandi. Nah, ada sedikit cerita lagi nih. Pas malem2, anakku tuh kayak ngelamun gitu ngeliatin ke atas lemari. Matanya sempet aku tutup, tapi tetep melek ga kedip. Takut dong, ini anak ngelihat sesuatu kah di atas lemari (sering denger cerita2 horor kalau something itu suka nongkrong di atas lemari, jadi parno). Langsung aku dekap dan dia langsung tidur. Dan gegara itu, semaleman aku ga bisa tidur nyenyak.

Kasur oldies ala Hotel Majapahit

Malamnya aku order nasi goreng Majapahit, gado-gado, dan milkshake strawberry. Harganya bisa dibilang mahal di atas 50ribuan, tapi porsinya banyak kok (kan ada tuh ya makanan mahal yang porsinya dikit). Rasanya juga enak. Worth it sih. Sebenernya di sekitar hotel banyak jajanan kok, ada Tunjungan Plaza juga. Bagi yang ga mau merogoh kocek lebih dalam, bisa cari makanan di luar hotel ya.

Di Hotel Majapahit sering dijadikan spot untuk foto prewed. Aku pun ga mau kalah, hahaah.

Oiya, kalau ke Hotel Majapahit, jangan lupa untuk foto di rooftopnya ya. Ga ada petunjuknya sih, yang jelas rooftop berada di lantai atas ya (namanya juga rooftop, hehe). Jadi kalau ada tangga, tinggal naik aja, bisa diakses dari tangga yang mana aja kok.

Overall, sangat puas nginep disini. Next kesini lagi? Maybe, kalau ada rejeki, hahaha. Tapi mau nyoabin hotel2 lain dulu sih.

Leave a comment